* Sejarah Gampong Bukloh
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa narasumber terutama orang-orang tua sejak dahulu menetap di Bukloh tentang sejarah nama dan asal usul Gampong Bukloh, menurut sejarah, Di dasari oleh cerita orang tua menurut sejarah Gampong Bukloh mulai terbentuk sebagai sebuah pemukiman pada abad ke XII (kedua belas) atau enam ratus tahun sebelum masa penjajahan di Aceh. Konon sebelumnya gampong Bukloh merupakan lahan hutan belantara yang di batasi oleh aliran sungai \" krung aceh \" secara pasti sebutan Bukloh sampai saat ini tidak diketahui secara jelas kandungan maknanya, namun berkembang cerita sejarah yang melegenda bahwa pada suatu ketika pernah datang serombongan orang yang melintas daerah ini dan melihat keadaan lahan yang subur cocok untuk lahan pertanian dan perkebunan sehingga mereka berinisiatif untuk menebang hutan tersebut dan menjadikan sebagai area Pemukiman. Ketika penebangan hutan dibawa hewan buruan yaitu anjing anjing dengan tujuan untuk mengusir binatang liar yang ada didalam hutan tersebut diantaranya babi hutan dan binatang binatang liar lainnya. Pada suatu hari ditengah kesibukan penebangan hutan tersebut keluarlah seekor babi dan langsung disambut oleh gong gonggan anjing yang merupakan musuhnya, dari kejauhan beberapa orang saling menanyakan kepada sesama rekannya dalam bahasa Aceh yaitu “ peu ji kloh asee, riyoh that ” yang artinya apa yang digong gong anjing itu, ribut sekali kedengarannya. Lalu salah seorang menjawab dalam bahasa Aceh juga “ bui jikloh ” yang artinya babi yang dijalak oleh anjing. Dari kejadian tersebut kemudian berkembang bui jikloh menjadi kata Bukloh dengan ucapan yang cepat dan dialek yang lebih mudah, namun ada juga sejarah lainnya cerita lagenda versi lainnya bahwa kata Bukloh berawal dari kata “bukulah” yaitu nasi bungkus sebagai bekal makanan ketika para petani beristirahat bersama sama duduk dipohon rindang bercengkrama dan saling bercerita tentang bu kulah yang sedang mereka nikmati. Tempat mereka menikmati bu kulah atau nasi bungkus tersebut akhirnya diberi nama Bukloh. Namun secara pasti sampai saat ini belum ada referensi yang jelas tentang lagenda cerita asal muasal nama Bukloh sehingga menjadi nama yang resmi secara administrative sampai saat ini, hal ini juga dikarenakan tidak ada sumber peninggalan sejarah tentang bukti yang menunjukkan tentang asal kata dan makna sebenarnya Bukloh tersebut.
Menurut Beberapa sumber pemerintahan atau dari hasil penelusuran tentang sejatah pemerintahan gampong yang didapat dengan cara wawancara beberapa temuan tulisan di tempat peninggalan zaman dahulu yang dilakukan dengan beberapa narasumber/ tertua gampong bukloh yang masih ada maka didapat informasi tentang pimpinan / perilaku pemerintahan pada masa dulu hingga sekarang.